COBAN RONDO

 

Coban Rondo

 

Air terjun Coban Rondo terletak di lereng Gunung Kawi, Kabupaten Malang yang menurut administrasi pengelolaan hutan masuk dalam wilayah KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Perum Perhutani Malang. Sedangkan menurut administrasi pemerintahan, Cobanrondo berada di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

 

 

 

Sebelumnya mohon maaf kalau cerita di coban rondo ini hanya berisi data – data yang saya dapat dari kawan-kawan di blog dan departemen pemerintahan di karenakan pada saat acara ini berlangsung saya tidak berada di malang (tidak ikut), sedih memang tapi mau bagai mana lagi, untungnya saya sudah sering kesini jadi saya tidak terlalu sedih jadi yang coban rondo saat itu hanya (papa, mama, adik saya dan tentunya yang paling narsis pacar saya)

 

 

 

Untuk berkunjung ke tempat wisata ini tidak terlalu sulit, karena saat melewati jalan raya antara Batu menuju Pujon, Anda dapat melihat petunjuk jalan menuju ke air terjun Coban Rondo. Jalanan yang sudah baik memudahkan pengunjung yang datang menggunakan kendaraan. Tempat wisata ini juga dapat dicapai dengan menggunakan angkutan umum karena letaknya yang tidak terlalu jauh dari keramaian. Kebetulan saat kesan keluarga selalu menggunakan kendaraan pribadi di mana perjalanan menempuh waktu sekitar 1/2 jam dari sengkaling (rumah saya). Selain air terjun sebagai lokasi wisata utama disini juga disediakan lokasi untuk kemah dan fasilitas outbond. Kelebihan lokasi wisata ini adalah aksesnya yang relatif mudah, lokasi air terjun dengan tempat parkir sangat dekat dan banyak penjual makanan dan souvenir disana. Dekat lokasi Air terjun juga terdapat kawanan kera yang berkeliaran

 

aat tiba di depan air terjun Coban Rondo, suasanya segar dan dingin langsung terasa. Air terjun dengan ketinggian 84 meter ini terlihat perkasa dengan mencurahkan begitu banyak air. Pada musim hujan, debit air terjun sebanyak 150 liter setiap detik, sedangkan pada musim kemarau debit airnya 90 liter per detik.

 

 

 

Rasa penat akan hilang dengan menikmati air terjun yang berada pada ketinggian 1.135 meter di atas permukaan laut. Pemandangan indah alami di sekitar air terjun dapat memberikan ketenangan. Anda juga dapat merasakan dinginnya air yang menghujani tubuh atau berenang di kolam di bawah air terjun yang akan memberi kesegaran. (Untungya saat itu adik dan pacar saya tidak bawa baju ganti kalau mereka tau mau kesana di jamin lihat air yang bening dan segar itu bisa bisa langsung loncat buat renang mereka berdua tidak bisa lihat air maunya langsung renang saja, gara-gara tidak tidak bisa renang di coban rondo besoknya langsung ke tempat rekreasi sengkaling buat renang, lihat di posh lainya ya) yang tidak boleh kelewatan juga untuk berfoto di depan air terjun bersama teman atau keluarga (pengunjung),  termasuk adik dan pacar saya buset fotonya buanyak banget memeng narsis baget tuh.

Proses Geomorfologis terjadinya Air Terjun Coban Rondo Air terjun Coban Rondo berasal dari air hujan yang ditampung oleh Daerah Aliran Sungai (DAS) Coban Rondo yang berada di leren Gunung Kawi. Luas DAS Coban Rondo diperkirakan 1252,6Ha, dan curah hujannya sekitar 1.721 mm/tahun, sehingga diperkirakan DAS Coban Rondo menampung sekitar 21,6 milyar liter air hujan per tahun dan dialirkan melalui sungai Coban Rondo dengan debit terendah sekitar 150 liter/detik. Fluktuasi debit air terjun Coban Rondo sangat tergantung pada curah hujan dan kondisi vegetasi / hutan didalam DAS Coban Rondo. Apabila hutannya gundul, maka pada saat musim hujan debitnya sangat tinggi dan airnya coklat (erosi), sedangkan pada musing kering airnya sedikit. Karena kecuramannya, sifat tanahnya mudah erosi dan curah hujan yang tinggi menyebabkan terjadinya tanah longsong pada bagian yang lemah.

 

Legenda Coban Rondo

Coban merupakan kata dalam bahasa Jawa yang berarti air terjun. Sedangkan rondo berarti janda. Ada legenda tentang asal-usul nama air terjun ini. Cerita ini dapat Anda lihat di dekat air terjun, di dalam sebuah bingkai kaca, tertulis Legenda Coban rondo yang merupakan asal-usul nama tempat ini.

 

Kisahnya adalah ketika pasangan suami istri yang baru menikah. Sang istri bernama Dewi Anjarwati yang berasal dari Gunung Kawi. Sedangkan suaminya bernama Raden Baron Kusuma yang berasal dari Gunung Anjasmoro.

 

 

Ketika pernikahan sudah mencapai 36 hari (selapan), Dewi Anjarmwati mengajak suaminya untuk mengunjungi Gunung Anjasmoro, daerah asal suaminya. Orang tua Dewi Anjarwati melarang keduanya pergi karena baru selapan. Tetapi, Dewi Anjarwati dan suaminya tetap berkeras untuk pergi.

Ketika dalam perjalanan, mereka berdua dikejutkan dengan kehadiran Joko Lelono yang tidak diketahui asal-usulnya. Joko Lelono terpikat oleh kecantikan Dewi Anjarwati dan berusaha merebutnya.

Akhirnya perkelahian antara Raden Baron Kusuma dengan Joko Lelono tidak dapat dihindarkan. Kepada punokawan yang menyertainya, Raden Baron berpesan agar Dewi Anjarwati disembunyikan di tempat yang ada cobannya (air terjun). Perkelahian terus berlangsung sampai akhirnya Raden Baron dan Joko Lelono sama-sama tewas. Dengan demikian Dewi Anjarwati menjadi janda atau dalam bahasa Jawa yaitu rondo. Sejak saat itu, air terjun tempat Dewi Anjarwati menunggu suaminya disebut Coban Rondo. Konon, batu besar di bawah air terjun merupakan tempat duduk sang putri.

Coban Rondo

Lereng Gunung Kawi
Desa Pandesari, Kecamatan Pujon
Kabupaten Malang
Jawa Timur

Gambar – Gambar saat di coban rondo

 

 

selamat menikmati pemandangan-pemandangan di atas,  apabila anda mau ke coban rondo saya sarankan anda sudah sampai tempat pariwisata ini pagi hari atau sore sekali, karena membutuhkan waktu yang panjang untuk keliling-keliling, pastikan anda membawa baju ganti apa bila anda akan menik mati dinginya air terjun coban rondo ini gambar di atas hanya sebangian kecil gambar yang saya ambil, apa bila anda mau melihat seluruh koleksi, bisa menghubungi e-mail saya.

Penulis : Aditya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s